KAMPAR – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar. Pada Rabu, 22 April 2026, Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi turun langsung ke Desa Merangin, Kecamatan Kuok, untuk melaksanakan pemasangan papan plang peringatan Karhutla di sejumlah titik rawan.
Kegiatan ini turut melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat desa, serta masyarakat setempat. Kehadiran seluruh unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan serta mencegah terjadinya bencana kebakaran yang kerap melanda wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pemasangan plang peringatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari langkah konkret dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa titik-titik yang dipilih merupakan kawasan yang berpotensi tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Tanda peringatan ini kami dirikan bersama di titik-titik rawan api. Ini menjadi langkah nyata untuk mengedukasi sekaligus menegaskan larangan keras membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Ahmad Yuzar saat berada di lokasi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan pemerintah daerah. Ia menilai sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan Karhutla yang efektif dan berkelanjutan.
Selain pemasangan plang, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke kawasan hutan di sekitar Desa Merangin. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi potensi kerawanan yang dapat memicu kebakaran, terutama di musim kemarau.
Masyarakat Desa Merangin menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap dengan adanya plang peringatan dan kehadiran langsung para pemimpin daerah, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat dan tindakan pembakaran lahan dapat ditekan.
Pemerintah Kabupaten Kampar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan wilayah yang aman dari ancaman kebakaran serta menjaga kualitas udara tetap sehat.
Melalui langkah bersama ini, diharapkan Kabupaten Kampar dapat terbebas dari bencana asap akibat Karhutla. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci untuk mewujudkan Kampar yang hijau, aman, dan berkelanjutan.
(ADV)












