(KAMPAR – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor Kampar. Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH memimpin langsung kegiatan penanaman jagung Kuartal II di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Jumat (29/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumpadang Indah ini menjadi simbol nyata keterlibatan Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah desa, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan masyarakat.
Penanaman dimulai sekitar pukul 10.00 WIB diawali dengan penyerahan bantuan bibit jagung pipil oleh Kapolsek Kampar kepada kelompok tani. Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Kampar AKBP Bobi Putra Ramadhan Melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH mengatakan bahwa ketahanan pangan merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan semua pihak.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ingin ikut terlibat langsung dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Hari ini kita bersama-sama menanam untuk masa depan ketahanan pangan bangsa,” ujar AKP Asdisyah Mursyid.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Teratak dan kelompok tani yang telah menyediakan lahan serta menunjukkan keseriusan dalam mendukung program swasembada pangan.
Menurutnya, tidak semua desa mengalokasikan perhatian khusus terhadap penanaman jagung pipil, sehingga langkah Desa Teratak dinilai sebagai bentuk kepedulian yang patut diapresiasi.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat tanaman jagung ini. Jika dirawat dengan baik, hasil panennya tentu akan maksimal dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Sabhara IPTU Taufik Hidayat, Kanit Binmas IPTU Juli Suprial Ritonga, Kanit Reskrim IPDA David Gusmanto SH MH, Kepala Desa Teratak Etak Murlizar M.I.Kom, Ketua KWT Sumpadang Indah Harmaini, PPL Desa Teratak Ernawati SP, BPP Kecamatan Rumbio Jaya Ijah Suryanti SP, Bhabinkamtibmas, personel Polsek Kampar, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Kepala Desa Teratak Etak Murlizar M.I.Kom menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan Polsek Kampar yang hadir langsung mendukung sektor pertanian di desanya.
“Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk kerja nyata yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan Polsek Kampar terhadap petani di Desa Teratak,” ujarnya.
Sebanyak 5 kilogram bibit jagung pipil ditanam di atas lahan seluas 0,5 hektare dengan pola tanam 40 x 70 sentimeter. Jagung ditanam di lahan mineral dan diperkirakan memasuki masa panen pada akhir September 2026.
Meski terdapat tantangan berupa ancaman hama tanaman, seluruh pihak tetap optimistis hasil panen nantinya mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu menopang ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Polsek Kampar kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, namun juga mitra masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan, serta penguatan ekonomi berbasis pertanian menuju Indonesia swasembada pangan 2026.
Tanggapan Positif Masyarakat
Salah seorang warga Desa Teratak, Rahmad (46), menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Kapolsek Kampar yang turun langsung ke lapangan bersama masyarakat.
“Kami senang melihat Kapolsek turun langsung menanam bersama petani. Ini memberi semangat bagi kami masyarakat desa. Kami merasa diperhatikan dan didukung,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KWT Sumpadang Indah Harmaini juga mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan bibit jagung serta pendampingan dari Polsek Kampar.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok tani kami. Mudah-mudahan hasil panennya nanti bagus dan bisa menambah pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Warga berharap kegiatan serupa terus berlanjut karena dinilai membawa dampak positif bagi pertanian desa serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.












