Kampar – Suasana di halaman gedung DPRD Kampar sempat menjadi sorotan saat sesi wawancara perdana Idris bersama awak media, tak lama setelah ia resmi mengucapkan sumpah janji jabatan dalam Sidang Paripurna, Senin (22/6/2026). Anggota dewan baru ini tampak jelas gugup dan kikuk saat menghadapi deretan pertanyaan wartawan. Gerak-geriknya yang belum luwes, sesekali terdiam sejenak menyusun kata, menjadi bukti bahwa ia belum terbiasa berada di tengah sorotan publik dan kamera.
Idris mengisi kekosongan jabatan melalui jalur Penggantian Antar Waktu (PAW), menggantikan Irwan Sahputra. Sebelum terjun ke dunia politik di kanca Politik Partai amanat Nasional (PAN) , nama Idris sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat setempat karena sudah lama berkecimpung dan menggeluti dunia usaha jasa konstruksi atau kontraktor di wilayah Kampar. Pengalamannya selama bertahun-tahun di sektor tersebut membantunya membangun jejaring, namun ternyata belum memberikan bekal kepercayaan diri saat harus berhadapan langsung dengan pers sebagai pejabat terpilih.
Meski sempat tampak kaku dan ragu-ragu, Idris tetap berusaha menjawab setiap pertanyaan dengan sungguh‑sungguh. Ia menegaskan komitmennya untuk segera beradaptasi dan mempelajari seluruh aturan serta tugas di lembaga legislatif.
“Meskipun masih baru dan belum terbiasa bicara di depan media, saya berjanji akan menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat sebaik‑baiknya. Semoga ke depannya saya bisa lebih luwes dan bermanfaat bagi seluruh warga Kampar,” ucapnya di sela‑sela sesi wawancara.
Banyak pihak menilai sikapnya itu wajar mengingat ini adalah pengalaman pertamanya menjabat sebagai wakil rakyat. Diperkirakan seiring berjalannya waktu, kepercayaan dirinya akan semakin tumbuh seiring mendalamnya pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab di DPRD Kabupaten Kampar.
Penulis : Dani












