Kampar  

Sudah Menjabat 7 Tahun Tanpa Kemajuan Nyata di Sektor Pertanian, Nurilahi Segera Diganti dari Jabatan Kadis Pertanian

Kampar, – Masyarakat Kabupaten Kampar menyuarakan harapan agar terjadi penyegaran di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di lingkup Dinas Pertanian. Secara khusus, warga meminta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar, Nurilahi, segera dialihkan atau diganti dari jabatannya yang telah diembannya cukup lama, di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar.

Alasan utama yang dikemukakan masyarakat adalah masa jabatan yang dinilai sudah terlalu lama—yakni mencapai tujuh tahun—namun belum membawa perubahan dan kemajuan berarti bagi sektor pertanian di wilayah ini. Keluhan yang paling menonjol adalah ketersediaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang banyak tersedia namun hanya tertumpuk lama di gudang instansi, sudah menjamur akibat itu petani gagal panen, tidak disalurkan hingga ke tingkat kecamatan padahal sangat dibutuhkan para petani.

Seorang warga yang menyampaikan aspirasi ini hari Senin (29/6) menyatakan dengan tegas:

“Kami meminta agar buk Nurilahi segera digeser dari jabatannya. Sudah tujuh tahun lamanya menjabat sebagai Kepala Dinas, namun kami belum melihat perkembangan yang nyata di sektor pertanian Kampar. Banyak alat pertanian tertahan terlalu lama di kantor dinas, tidak dibagikan ke setiap kecamatan, padahal para petani sangat membutuhkannya. Coba dipikirkan, untuk apa alat-alat itu disimpan lama di sana? Mengapa tidak segera disalurkan kepada masyarakat tani yang benar-benar memerlukan?”

Masyarakat berharap pergantian pemimpin di instansi tersebut dapat membawa semangat baru, kinerja yang lebih responsif, serta penyaluran bantuan dan sarana pertanian yang tepat sasaran demi kesejahteraan petani setempat.

Hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Pertanian maupun Pemerintah Kabupaten Kampar terkait aspirasi pergantian jabatan yang disampaikan masyarakat ini.