Kampar – Seorang ibu rumah tangga berinisial Lena, yang tinggal di kawasan Islamic Center, Bangkinang Kota Kabupaten Kampar, menyampaikan keluh kesahnya kepada wartawan pada Kamis (30/7/2026). Ia mengaku kondisi ekonomi keluarganya saat ini sangat memprihatinkan hingga persediaan beras di rumah telah habis dan perut kosong.
Menurut Lena, kesulitan ekonomi yang dialaminya membuat kebutuhan sehari-hari semakin sulit dipenuhi. Ia mengaku telah berusaha membantu perekonomian keluarga dengan berjualan gorengan secara keliling jalan kaki kesana sini bahkan sampai ke SPBU air tiris dengan mambawa 3 anak, namun hasil penjualannya sepi dan tidak mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga.
“Sekarang kondisi kami susah, Bang. Beras di rumah sudah habis. Suami saya yang bernama Dasril yang sudah puluhan Tahun mengabdi bekerja di islamic center sekarang sudah di berhentikan secara dadakan. sekarang status suami saya pengangguran sudah tidak bekerja lagi setelah diberhentikan dari pekerjaannya di Islamic Center. Saya jualan gorengan keliling, tapi dagangan sering tidak laku. Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah,” ujar Lena saat curhat kepada wartawan.
Lena juga menjelaskan bahwa suaminya diberhentikan dari pekerjaannya setelah diminta mengundurkan diri oleh pihak pengelola Islamic Center. Menurut pengakuannya, sang suami memiliki keterbatasan fisik sehingga tidak lagi dipekerjakan.

Atas kondisi tersebut, Lena berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kampar maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial agar keluarganya dapat memperoleh bantuan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar, Arizona, SE, saat dikonfirmasi wartawan mengaku baru mengetahui informasi tersebut. Ia meminta agar identitas warga yang bersangkutan segera disampaikan untuk dilakukan verifikasi. dan kirim melalui ke WA pribadi nya.
“Kami baru mengetahui informasi ini. Tolong kirimkan data berupa Kartu Keluarga (KK) dan KTP atas nama Ibu Lena ke WhatsApp pribadi saya. Insya Allah besok pagi kami akan meninjau langsung kondisi kehidupan keluarga tersebut dan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Arizona.
Pernyataan tersebut menjadi harapan awal bagi keluarga Lena agar kondisi yang mereka alami dapat segera mendapat perhatian dan penanganan dari pihak terkait setelah proses verifikasi dilakukan.












