Kampar  

Tulang Jembatan WFC Kampar Berkurap, KPK di Minta Turun ke Kampar Usut Pihak Terlibat

Kampar, – Masyarakat Kabupaten Kampar mengeluarkan seruan tegas kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mumpung tim penindakan lembaga tersebut sedang aktif bergerak di wilayah Kuantan Singingi, diminta sekalian meninjau dan menelusuri dugaan penyimpangan dalam proyek pengecatan jembatan di Tulang Waterfront City di Sungai Kampar.

Proyek tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar tahun 2025 sebesar Rp 733 juta. Namun hasilnya sangat mengecewakan: lapisan cat berwarna ungu yang menutupi warna asli biru struktur besi jembatan kini sudah memudar, berubah warna, dan terkelupas tak beraturan layaknya berpenyakit kurap. Hal ini menjadi bukti nyata dugaan kuat adanya penyelewengan dana dan penggunaan bahan berkualitas sangat rendah.

Dalam kasus ini, nama‑nama yang disebut memiliki peran penting antara lain Afrudin Amga selaku Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen di lingkungan Dinas PUPR Kampar, Ali selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta pelaksana pekerjaan atau Rekanan Dari CV Sahabat Muda Kontruksi  yaitu Fitrah dan Johan. Kegiatan ini berjalan pada tahun 2025, yang berada di bawah masa kepemimpinan Bupati Kampar Ahmad Yuzar.

Selain itu di kabarkan juga bermunculan nama oknum aparat berbaju cokelat yang bermain di balik layar soal Proyek pengecatan Jembatan WFC.

Warga berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh hingga ke akar masalah. Salah satu warga menyampaikan aspirasi tersebut pada Rabu (1/7):

“Mumpung KPK sedang berkeliaran di Kuantan Singingi, sekalianlah bergerak sedikit ke Kampar untuk menelusuri kasus pengecatan Jembatan Waterfront City ini. Anggaran ratusan juta tapi hasilnya sangat buruk, jelas ada yang diselewengkan. Kami minta KPK datang ke sini dan mengadili semua pihak yang terlibat dalam kasus ini tanpa terkecuali. Usut tuntas”ucap warga Kampar

pemerintah daerah kabupaten Kampar di minta bertanggung jawab terkait desakan masyarakat ini jabatan Bupati kampar Ahmad Yuzar di Pertaruhkan.