Kampar  

Dugaan Minim Transparansi Dana BOS 2025 di UPT SDN 002 Kebun Durian Jadi Sorotan

Gunung Sahilan, Kampar – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di UPT SDN 002 Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian sejumlah masyarakat. Pasalnya, informasi terkait penggunaan dana tersebut dinilai belum tersampaikan secara terbuka kepada publik.

Beberapa warga dan wali murid mengaku kesulitan memperoleh informasi mengenai realisasi penggunaan Dana BOS tahun 2025, baik untuk kegiatan belajar mengajar, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, maupun kebutuhan operasional lainnya.

Masyarakat berharap pihak sekolah dapat lebih terbuka dalam menyampaikan informasi penggunaan anggaran yang bersumber dari dana pemerintah tersebut. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Sebagai masyarakat, kami hanya ingin mengetahui penggunaan dana yang diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan. Keterbukaan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Dana BOS, masyarakat berhak memperoleh informasi mengenai penggunaan anggaran sekolah melalui mekanisme yang telah diatur pemerintah. Oleh karena itu, warga berharap pihak sekolah dapat menyampaikan laporan penggunaan dana secara terbuka.

Sementara itu, hingga berita ini disusun, pihak UPT SDN 002 Kebun Durian belum memberikan keterangan resmi terkait informasi penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2025. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan dan hak jawab dari pihak sekolah sabtu (13/6/2026)

Masyarakat juga berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar dapat melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan Dana BOS di seluruh sekolah agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Penulis : Dani