KAMPAR – Kabupaten Kampar genap berusia 76 tahun pada 6 Februari 2026. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ini menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang berdirinya Kampar sekaligus meneguhkan komitmen membangun daerah ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.
Ucapan selamat pun datang dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Dani, yang menyampaikan harapan besar agar Kabupaten Kampar terus berkembang tanpa melupakan akar sejarah dan jati dirinya.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-76. Semoga Kampar semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan pemerintahannya semakin berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Dani, Rabu (4/2/2026).
Menurut Dani, usia 76 tahun bukanlah perjalanan singkat. Kabupaten Kampar telah melewati berbagai fase sejarah, mulai dari masa kerajaan, kolonialisme, hingga era otonomi daerah yang menuntut tata kelola pemerintahan yang transparan dan berkeadilan.
Kabupaten Kampar merupakan salah satu daerah tertua di Provinsi Riau. Wilayah ini memiliki akar sejarah yang kuat dari kerajaan-kerajaan Melayu, khususnya Kerajaan Kampa yang dikenal sebagai pusat peradaban dan penyebaran budaya Melayu serta Islam di kawasan Sumatra bagian tengah.
Secara administratif, Kabupaten Kampar resmi berdiri pada 6 Februari 1950, berdasarkan undang-undang pembentukan daerah otonom di wilayah Provinsi Sumatra Tengah. Sejak saat itu, Kampar terus berkembang menjadi wilayah strategis yang kaya akan sumber daya alam, budaya, dan potensi sumber daya manusia.
Julukan “Serambi Mekkah-nya Riau” melekat kuat pada Kabupaten Kampar, mencerminkan kuatnya nilai-nilai keislaman yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat hingga saat ini.
Dani menegaskan, peringatan HUT ke-76 Kabupaten Kampar seharusnya tidak hanya menjadi seremonial tahunan, melainkan juga menjadi refleksi bersama atas capaian dan tantangan pembangunan daerah.
“Sejarah Kampar adalah fondasi. Dari situlah kita melangkah ke masa depan. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan seiring, menjaga nilai budaya, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tegasnya.
Dengan semangat Hari Jadi ke-76, Kabupaten Kampar diharapkan mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Dirgahayu Kabupaten Kampar ke-76. Bangkit dari sejarah, melaju menuju masa depan.
***












