Kampar  

Kinerja Legislator Disorot, Elektabilitas PDIP di Dapil IV Terancam

KAMPAR – Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Daerah Pemilihan (Dapil) IV disebut-sebut terancam jika pemilihan digelar hari ini. Sejumlah kader dan simpatisan menilai, kinerja anggota dewan terpilih belum mampu mendongkrak citra partai di tengah masyarakat.

Seorang kader di tingkat kecamatan menyebut, keberadaan wakil rakyat seharusnya memberi dampak nyata bagi konstituen. “Kalau tidak ada program yang terlihat, tidak ada perjuangan yang terasa, masyarakat tentu akan berpikir ulang,” ujarnya.

Menurutnya, politik hari ini sangat terbuka. Masyarakat menilai langsung kerja dan keberpihakan seorang legislator, bukan semata-mata melihat lambang partai. Jika wakil yang duduk tidak mampu membawa aspirasi atau memperjuangkan kepentingan publik, maka suara partai di pemilu berikutnya berpotensi tergerus.

Pengamat politik lokal juga menilai, keberhasilan partai di satu dapil sangat bergantung pada figur yang terpilih. “Dalam sistem proporsional terbuka, figur lebih dominan. Kalau figur yang duduk tidak aktif atau tidak punya terobosan, partai bisa kehilangan kursi di periode selanjutnya,” katanya.

Sejumlah warga Dapil IV mengaku masih menunggu realisasi janji politik yang disampaikan saat kampanye. Mereka berharap wakil rakyat tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi konsisten turun ke lapangan dan membawa program yang jelas.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pengurus partai terkait evaluasi kinerja di Dapil IV. Namun dinamika ini menjadi peringatan bahwa keberlanjutan kursi legislatif tidak hanya ditentukan oleh popularitas saat kampanye, melainkan juga oleh rekam jejak dan kontribusi nyata selama menjabat.