Bangkinang Kota, 19 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Hal ini terlihat saat Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T, secara resmi membuka kegiatan Movie Day Riau 2026 dalam rangka Anti Corruption Film Festival (ACFFEST), yang digelar di Balai Bupati Kampar, Ahad (19/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye nasional pemberantasan korupsi yang dikemas melalui pendekatan kreatif dan edukatif. Melalui pemutaran film bertema anti korupsi, masyarakat diajak memahami dampak korupsi serta pentingnya menanamkan nilai kejujuran sejak dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Penyuluh Anti Korupsi Riau, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta komunitas film yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi simbol kuat kolaborasi dalam memerangi korupsi dari berbagai lini.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kegiatan seperti ACFFEST memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya korupsi. Ia menyebut bahwa pendekatan melalui film mampu menyentuh sisi emosional dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam.
“Melawan korupsi tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi harus dibangun dari kesadaran dan budaya. Film menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai kejujuran, terutama kepada generasi muda,” ujar Ahmad Yuzar.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan semata tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa terjadi jika ada keterlibatan aktif dari masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kampar untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi. Mulai dari hal kecil, dari diri sendiri,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara ACFFEST, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan komunitas film daerah, yang telah menghadirkan ruang edukasi publik yang inspiratif. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di daerah.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi sineas lokal untuk menampilkan karya-karya yang mengangkat isu sosial, khususnya terkait integritas dan transparansi. Hal ini dinilai penting dalam mendorong lahirnya generasi kreatif yang peduli terhadap kondisi bangsa.
Dengan terselenggaranya Movie Day Riau 2026 di Kampar, diharapkan nilai-nilai anti korupsi semakin tertanam kuat di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kampar optimis, melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, gerakan melawan korupsi dapat semakin masif dan berkelanjutan.
(ADV)












