Heboh!!! Kepala SMK Negeri 1 Bangkinang Yusrin Diduga Tolak Program MBG Presiden, Aktivis Pendidikan Angkat Bicara

Bangkinang – Program prioritas Presiden Republik Indonesia,  Prabowo Subianto, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa, diduga mendapat penolakan dari salah satu kepala sekolah di Kabupaten Kampar.

Kepala SMK Negeri 1 Bangkinang, Yusrin, disebut sebut menolak pelaksanaan Program MBG di sekolah yang ia pimpin. Kabar penolakan ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan wali murid dan pemerhati pendidikan di Bangkinang.

“Informasinya seperti itu, Kepsek SMK Negeri 1 Bangkinang menolak MBG. Padahal ini program Presiden untuk anak-anak kita. Anak-anak lain senang dapat makan bergizi, kenapa di SMK Bangkinang ditolak?” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, Selasa (22/09/2026).

Penolakan terhadap program strategis nasional ini dinilai janggal menurutnya. Pasalnya, Program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar siswa, serta meringankan beban ekonomi orang tua. Anggaran program ini langsung dari pemerintah pusat dan tidak membebani pihak sekolah.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang aktivis pendidikan di Kampar menyayangkan sikap kepala sekolah SMK Negeri Bangkinang Yusrin.

Menurut dia program MBG ialah program Presiden, bukan program main-main. Kalau benar Kepsek SMK Negeri 1 Bangkinang, Saudara Yusrin, menolak tanpa alasan yang jelas dan rasional, ini bisa disebut bentuk pembangkangan terhadap kebijakan nasional. Kita minta Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Bupati Kampar untuk memanggil yang bersangkutan,” kata aktivis pendidikan Kampar.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMK Negeri 1 Bangkinang, Yusrin, belum berhasil dikonfirmasi. Media ini masih berupaya menghubungi yang bersangkutan untuk mendapatkan klarifikasi resmi, apa alasan di balik dugaan penolakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Apakah karena alasan teknis, sarana prasarana, atau ada alasan lain.

Media ini juga akan meminta tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau sebagai instansi yang menaungi SMK, serta dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana program MBG di daerah.

Sementara itu redaksi konfirmasi pihak SMKN 1 melalui Humas, mempertanyakan terkait hal ini. Zafri di hubungi Kamparbersatu.com ia menyampaikan sedang nyetir mobil belum sempat baca rilis yang sudah di layangkan melalui pesan singkat whatsapp.

Tak lama kemudian humas, kirim pesan suara singkat menyampaikan ke awak media, “Setahu saya kepsek selama ini tidak Pernah menolak MBG di SMKN 1 Bangkinang Kota, ada kok mbg”, pungkasnya.

 

(Tim Redaksi)