Bangkinang — Dugaan kelalaian pelayanan medis kembali mencuat di RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar. Seorang pria, korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) asal Koto Perambahan, diduga tidak mendapatkan pelayanan intensif meski telah berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak pukul 01.00 WIB hingga 08.28 WIB, Kamis (26/11).
Korban yang mengalami luka parah diduga tidak mendapatkan penanganan dari perawat piket maupun tenaga medis lainnya selama lebih dari delapan jam. Informasi ini mencuat setelah beredar foto di media sosial yang memperlihatkan korban terbaring lemah di ruang pasien hanya beralaskan selimut, tanpa tindakan medis atau pemantauan petugas.
Foto tersebut memicu keprihatinan masyarakat mengenai standar pelayanan kegawatdaruratan di RSUD Bangkinang, terutama bagi pasien kritis yang butuh tindakan cepat dan tepat.
Menanggapi keluhan ini, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Bangkinang, dr. Firdaus, menyatakan telah melakukan pengecekan langsung ke IGD. “Iya, sudah saya tindak lanjuti langsung kepada kepala IGD untuk segera menangani pasien tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan Whatshap pada Kamis (26/11) Pagi PKL 09.00 wib.
Respon cepat Kabid layanan RSUD Bangkinang dr. Firdaus langsung mendapat apresiasi dari masyarakat kabupaten Kampar. Begitu Poto pasien beredar beliau langsung perintahkan bawahan nya untuk menangani pasien yang sedang mengalami luka parah di ruangan IGD.
**Dani**












