BANGKINANG KOTA – Memasuki pekan kedua penerapan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, pengawasan langsung dilakukan oleh Bupati Kampar guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif tanpa mengganggu pelayanan publik. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kinerja aparatur tetap optimal di tengah perubahan pola kerja.
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, turun langsung ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan cara yang tidak biasa, yakni menggunakan sepeda. Kegiatan ini tidak hanya sekadar monitoring, tetapi juga sebagai simbol dorongan terhadap gaya kerja yang lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar Muhammad Irsyad, serta sejumlah kepala OPD lainnya. Kehadiran mereka sekaligus untuk melihat langsung kesiapan setiap instansi dalam menyesuaikan diri dengan sistem kerja baru.
Sejumlah instansi yang menjadi titik pemantauan di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, hingga Puskesmas dan kantor kecamatan. Monitoring ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya meskipun sebagian pegawai bekerja dari rumah.
Dalam keterangannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa penerapan WFH tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas layanan. Ia menilai bahwa transformasi pola kerja justru harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan disiplin dan produktivitas aparatur.
“WFH ini bukan sekadar bekerja dari rumah, tapi bagaimana kita tetap menghadirkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Jangan sampai ada penurunan kinerja, justru harus lebih baik dari sebelumnya,” tegas Ahmad Yuzar.
Ia juga menambahkan bahwa evaluasi akan terus dilakukan secara berkala guna melihat efektivitas kebijakan tersebut di setiap OPD. Menurutnya, peran pimpinan instansi sangat penting dalam mengawasi dan memastikan seluruh pegawai tetap bekerja sesuai target yang telah ditetapkan.
Dari hasil pemantauan sementara, pelaksanaan WFH di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar dinilai berjalan cukup baik. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus melakukan penyesuaian kebijakan agar tercipta tata kelola pemerintahan yang adaptif, efisien, serta tetap berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
(ADV)












