MBG di Kampar Viral, Menu Kulit Ikan Patin Dinilai Tak Sejalan dengan Tujuan Program Presiden

Kampar – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kampar kembali menjadi perhatian publik. Menu yang diduga hanya menyajikan kulit ikan patin kepada siswa SDN 017 Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, menuai kritik dari masyarakat dan wali murid.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.

Namun, menu yang beredar di masyarakat tersebut dinilai tidak sejalan dengan tujuan program yang menekankan pemenuhan gizi seimbang bagi siswa.
Sejumlah wali murid mempertanyakan standar kualitas dan pengawasan dapur penyedia MBG.

Mereka menilai, jika lauk yang diberikan hanya berupa kulit ikan tanpa daging yang layak sebagai sumber protein utama, maka hal tersebut tidak memenuhi prinsip makanan bergizi bagi anak usia sekolah.

Secara nutrisi, kulit ikan memang mengandung protein jenis kolagen dan lemak. Namun, kandungan tersebut berbeda dengan protein lengkap yang terdapat pada daging ikan yang lebih dibutuhkan untuk pertumbuhan anak. Karena itu, banyak pihak menilai menu tersebut belum mencerminkan konsep gizi seimbang yang menjadi dasar program MBG.
Masyarakat pun meminta pemerintah pusat melakukan evaluasi dan audit terhadap pelaksanaan MBG di Kabupaten Kampar.

Transparansi anggaran, standar menu, serta pengawasan dapur penyedia dinilai perlu diperketat agar program yang bersumber dari dana negara benar-benar tepat sasaran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun instansi terkait di daerah.

Publik menunggu klarifikasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni meningkatkan kualitas gizi generasi muda.