KAMPAR – Masa jabatan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar, Purwadi, akan segera berakhir. Pemerintah Kabupaten Kampar sendiri telah mengumumkan proses seleksi calon pimpinan Baznas periode berikutnya.
Sebanyak 10 kandidat telah mengikuti tahapan tes yang dilaksanakan di tingkat nasional oleh Baznas RI. Dari proses tersebut, seluruh peserta dinyatakan lulus verifikasi dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya.
Hal tersebut disampaikan Purwadi saat di Wawancara media di halaman Kantor Baznas Kampar, Rabu (3/6/2026), usai kegiatan penyaluran bantuan modal usaha kepada masyarakat.
Purwadi mengaku memilih tidak lagi mengikuti proses seleksi untuk periode berikutnya. Menurutnya, faktor usia menjadi alasan utama karena umur sudah genap 64 tahun. dirinya tidak kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Baznas Kampar.
“Saya lebih memilih mundur dan tidak ikut tes lagi karena usia sudah cukup tua. Sekarang saya lebih dominan mengurus cucu di rumah saja,” ujar Purwadi.
Pada kesempatan yang sama, Baznas Kampar juga menyalurkan bantuan modal usaha kepada 210 penerima manfaat yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Kampar. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha mikro dan kecil.
Purwadi berharap program bantuan usaha yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
“Semoga bantuan ini dapat menjadi modal yang bermanfaat bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya dan seandainya usaha bapak dan ibu berhasil jangan lupa untuk Berinfak “,Pesan Purwadi kepada seluruh penerima bantuan basnaz.












